KAPUAS HULU — Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu mulai menyiapkan kepulangan dua jemaah haji asal daerah itu dari Arab Saudi.
Namun, hanya satu jemaah yang akan langsung kembali ke Kapuas Hulu dan dijadwalkan tiba di rumahnya di Desa Lubuk Antuk, Kecamatan Hulu Gurung, pada 22 Juni 2026.
Kepastian itu dibahas dalam rapat koordinasi pemulangan jemaah haji musim haji 1447 Hijriah yang digelar di Aula Rapat Bupati Kapuas Hulu, Senin, 15 Juni 2026.
Dalam rapat tersebut terungkap dua warga Kapuas Hulu yang menunaikan ibadah haji tahun ini akan kembali ke Indonesia pada 19 Juni 2026.
Namun, satu di antaranya tidak langsung pulang ke Kapuas Hulu setelah tiba di tanah air. Karena itu, penyambutan resmi sementara hanya dilakukan untuk satu jemaah.
Pemerintah daerah bersama aparat kepolisian, pemerintah kecamatan, dan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kapuas Hulu menyusun skema penyambutan serta pengaturan perjalanan jemaah hingga tiba di kampung halaman.
Wakil Bupati Kapuas Hulu Sukardi meminta seluruh instansi yang terlibat menjalankan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing agar proses pemulangan berlangsung tertib dan lancar.
Menurut dia, koordinasi diperlukan untuk memastikan pelayanan kepada jemaah haji berjalan tanpa kendala sejak tiba di Indonesia hingga kembali ke daerah asal.
Pemkab Kapuas Hulu menargetkan seluruh rangkaian pemulangan dan penyambutan jemaah haji dapat berlangsung sesuai jadwal serta memberikan kenyamanan bagi jemaah yang baru menyelesaikan ibadah haji di Tanah Suci. (git)


