KAPUAS HULU - Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan menutup rangkaian Hari Jadi Kota Putussibau ke-131 di Gedung Pelayanan Satu Atap, Minggu (7/6/2026).
Penutupan ini sekaligus menegaskan bahwa peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum evaluasi dan penggerak pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Fransiskus Diaan menekankan bahwa capaian pembangunan di Kabupaten Kapuas Hulu tidak lahir dari kerja tunggal pemerintah, melainkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
Ia menyebut peringatan hari jadi harus menjadi pengingat untuk memperkuat arah pembangunan agar daerah semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing.
Rangkaian kegiatan HUT Putussibau ke-131 diisi berbagai agenda, mulai dari peresmian Gedung Pelayanan Satu Atap, festival kuliner tradisional, lomba antar pelajar, Putussibau City Run, layanan kesehatan gratis, pelayanan administrasi kependudukan, hingga layanan paspor. Di sisi lain, bazar UMKM dan tenda pelaku usaha lokal menjadi ruang perputaran ekonomi warga.
Menurut Bupati, kegiatan tersebut tidak hanya bersifat hiburan, tetapi juga memiliki dampak ekonomi langsung. UMKM lokal disebut mendapat ruang promosi dan transaksi, sementara masyarakat memperoleh layanan publik secara lebih dekat.
Ia juga mengapresiasi panitia, sponsor, donatur, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan. Bupati menilai semangat gotong royong yang muncul selama rangkaian acara harus dipertahankan sebagai modal sosial pembangunan daerah.
Menutup kegiatan, Fransiskus Diaan mengajak masyarakat menjaga persatuan, melestarikan budaya, dan memperkuat dukungan terhadap program pembangunan. Ia menegaskan, momentum hari jadi harus menjadi titik dorong, bukan sekadar perayaan rutin tahunan. (git)


