KAPUAS HULU — Pelayanan keimigrasian di perbatasan Indonesia–Malaysia wilayah Putussibau–Badau diperketat.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Barat,Wahyu Hidayat turun langsung ke lapangan untuk mengecek layanan dan pengawasan di titik perbatasan strategis tersebut.
Kunjungan ini menyoroti dua hal utama: kualitas layanan keimigrasian dan ketahanan pengawasan orang asing di wilayah perbatasan yang memiliki intensitas mobilitas tinggi.
Di Badau, penguatan tidak hanya menyasar administrasi pelayanan, tetapi juga kesiapan petugas di lapangan dalam menghadapi potensi pelanggaran lintas batas. Pemeriksaan alur kerja hingga koordinasi antarinstansi ikut menjadi perhatian.
Kakanwil menekankan pentingnya pelayanan yang cepat, tertib, dan terintegrasi, tanpa mengendurkan fungsi pengawasan di garis depan negara.
Wilayah perbatasan Kapuas Hulu kembali ditegaskan sebagai area prioritas, di mana pelayanan publik dan pengamanan negara harus berjalan bersamaan, tanpa kompromi. (git)


