Beranda / Berita / Peristiwa / Antisipasi El Nino, HPI Palm O...
Peristiwa

Antisipasi El Nino, HPI Palm Oil Siagakan Tim Karhutla di Landak

15 Juni 2026
2 menit membaca
Admin
Antisipasi El Nino, HPI Palm Oil Siagakan Tim Karhutla di Landak

Manajemen HPI Palm Oil Unit menyerahkan sertifikat kepada perwakilan tim pemadam kebakaran perusahaan peserta Apel Siaga Karhutla di Ngabang, Kabupaten Landak, Sabtu (13/6/2026). FOTO :HUMAS

Bagikan:

LANDAK — HPI Palm Oil Unit menyiagakan personel dan peralatan pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, menjelang musim kemarau yang diperkirakan dipengaruhi fenomena El Nino.

Kesiapsiagaan itu ditandai melalui Apel Siaga Karhutla yang digelar di Lapangan Bardanadi, Ngabang, Sabtu, 13 Juni 2026. Kegiatan tersebut melibatkan tim pemadam kebakaran dari 12 perusahaan perkebunan yang beroperasi di Landak dan Mempawah.

Perusahaan melakukan pengecekan kesiapan personel, kendaraan operasional, peralatan pemadam, hingga sistem koordinasi penanganan darurat.

Langkah itu dilakukan untuk memastikan seluruh sumber daya dapat digunakan secara optimal jika terjadi kebakaran selama musim kemarau.

Region Controller 1 HPI Palm Oil Unit, Kiajar Rajagukguk, mengatakan pencegahan menjadi fokus utama perusahaan dalam menghadapi meningkatnya risiko karhutla.

"Kami memastikan seluruh personel, sarana, dan prasarana dalam kondisi siap. Pencegahan harus menjadi prioritas agar potensi kebakaran dapat ditekan semaksimal mungkin," kata Kiajar.

Menurut dia, pengendalian karhutla tidak bisa dilakukan oleh satu pihak. Perusahaan membutuhkan dukungan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat untuk memperkuat upaya pencegahan di lapangan.

HPI Palm Oil Unit juga menyatakan akan terus meningkatkan koordinasi dengan TNI, Polri, BPBD, serta instansi terkait guna mempercepat penanganan apabila terjadi kebakaran.

Apel siaga tersebut turut dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Landak, Forkopimcam Ngabang, BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perkebunan dan Peternakan, serta pemerintah desa setempat.

Karhutla menjadi salah satu ancaman yang rutin muncul saat musim kemarau di Kalimantan Barat.

Selain merusak lingkungan, kebakaran lahan berpotensi menimbulkan kabut asap yang berdampak pada kesehatan masyarakat dan aktivitas ekonomi.

Melalui peningkatan kesiapsiagaan sejak awal musim kemarau, perusahaan berharap risiko kebakaran hutan dan lahan di wilayah operasional dapat ditekan sedini mungkin. (git)

Tag:

HPI Palm Oil UnitHPI AgroGAPKI KalbarEl NinoKarhutlaApel Siaga KarhutlaKabupaten Landak