KUBU RAYA - Komandan Kodim (Dandim) 1207/Pontianak Kolonel Inf Robbi Firdaus dan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika memuji kepedulian pemerintah daerah yang dinilai konkret membenahi fasilitas Koramil dan Polsek, sehingga wajah pelayanan publik kini semakin representatif dan nyaman bagi masyarakat. Pujian ini disampaikan keduanya usai kegiatan buka puasa bersama di Hotel Four Points, Sabtu (21/2/2026).
Komandan Kodim (Dandim) 1207/Pontianak, Kolonel Inf Robbi Firdaus, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terhadap kebutuhan satuan teritorial di wilayahnya. Menurut dia, dukungan konkret telah diwujudkan melalui pembangunan Koramil Teluk Pakedai yang rampung pada 2025 dan rencana pembangunan Koramil Sungai Kakap pada 2026.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati atas atensinya. Tahun 2025 Koramil di Teluk Pakedai sudah selesai dilaksanakan, sehingga rencana di tahun 2026 ini akan terwujud di Koramil Sungai Kakap,” ujar Robbi.
Ia berharap keberadaan kantor yang layak, terutama di wilayah seberang dan pesisir, dapat meningkatkan semangat prajurit dalam menjalankan tugas.
“Harapannya di daerah seberang kantornya akan layak. Kalau sudah layak, anggotanya tentu akan semakin semangat melaksanakan tugas di sana,” katanya.
Hal senada disampaikan Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika. Ia menilai dukungan anggaran dari pemerintah daerah telah mengubah wajah pelayanan publik di Polres Kubu Raya.
“Dengan adanya bantuan dari Pak Bupati khususnya di tahun 2026 ini, wajah pelayanan publik di Polres Kubu Raya sudah jauh berubah. Dulu pelayanan SPKT dan SKCK mungkin belum sesuai standar, namun sekarang setelah direhab dan dihibahkan kepada kami, sudah mendapat apresiasi,” ujar Kadek.
Ia pun mengungkapkan, pembenahan tersebut bahkan mendapat perhatian dari Mabes Polri.
“Kemarin kami mendapat kunjungan dari Mabes Polri. Pelayanan publik di Polres Kubu Raya dinilai sudah sangat baik. Pembenahan polsek-polsek juga membuat masyarakat yang datang untuk membuat laporan merasa lebih nyaman,” katanya.
Kadek menegaskan, sinergi Forkopimda menjadi kunci dalam memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.
“Kalau kita di Forkopimda solid dan bisa saling melengkapi, tentu kepentingan publik yang akan paling diuntungkan,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menegaskan komitmennya untuk terus memberikan atensi kepada seluruh mitra vertikal, mulai dari TNI, Polri, Kejaksaan hingga Pengadilan.
“Insyaallah program-program pemerintah daerah bagaimana kita memberikan atensi, baik kepada jajaran TNI, Polri, Kejaksaan, Pengadilan. Karena itu semua adalah pusat pelayanan publik,” kata Sujiwo.
Ia mencontohkan dukungan terhadap kantor Kejaksaan Negeri yang menurutnya merupakan pusat pelayanan hukum masyarakat. Jika terdapat keterbatasan anggaran dari pusat, pemerintah daerah berkewajiban hadir membantu.
“Ketika ada keterbatasan anggaran dari Kejaksaan Agung, wajib hukumnya pemerintah daerah melakukan intervensi kebijakan anggaran agar kantor itu layak dan representatif,” ujarnya.
Komitmen tersebut, lanjut dia, juga berlaku untuk Koramil dan Polsek, terutama yang berada di wilayah pesisir. Dalam satu periode kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Syukrianto, Sujiwo memastikan tidak ada lagi kantor pelayanan vertikal yang tidak layak.
“Kita pastikan tidak ada lagi Polsek-Polsek yang tidak layak untuk berkantor. Karena Koramil, Polsek, Kodim, Polres, Kejaksaan Negeri, dan Pengadilan Negeri adalah bagian dari pusat pelayanan publik. Maka ketika ada kelonggaran APBD, kewajiban saya membuat kebijakan anggaran untuk memperhatikan kondisi kantor-kantor mitra vertikal,”. pungkasnya. (dee)


