Beranda / Berita / Peristiwa / HKG PKK ke-54 Berakhir, Bupati...
Peristiwa

HKG PKK ke-54 Berakhir, Bupati Sujiwo Dorong PKK Jadi Mata Pemerintah Hingga Pelosok Desa

29 Juli 2026
2 menit membaca
Admin
HKG PKK ke-54 Berakhir, Bupati Sujiwo Dorong PKK Jadi Mata Pemerintah Hingga Pelosok Desa

Puncak Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Kubu Raya, Rabu (29/7/2026). FOTO: PROKOPIM KUBU RAYA

Bagikan:

KUBU RAYA – Kemeriahan peringatan puncak Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Kubu Raya tak dimaknai Bupati Kubu Raya Sujiwo sebatas kemeriahan seremoni. Di balik suksesnya pelaksanaan kegiatan yang dipusatkan di Halaman Kantor Bupati Kubu Raya, Rabu (29/7/2026), Sujiwo justru mengingatkan bahwa pekerjaan sesungguhnya baru dimulai setelah acara berakhir.

Puncak HKG PKK ke-54 dihadiri Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan, Ketua TP PKK Provinsi Kalbar Erlina Ria Norsan, seluruh ketua TP PKK kabupaten/kota se-Kalimantan Barat, serta jajaran pemerintah daerah.

Sujiwo mengaku telah lama mengikuti penyelenggaraan HKG PKK di berbagai daerah. Karena itu, ia bersyukur Kubu Raya mampu menjadi tuan rumah yang mendapat apresiasi dari para peserta maupun Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

"Terima kasih kepada Wakil Bupati, Sekda, seluruh kepala OPD hingga staf yang telah bekerja luar biasa sehingga mendapat apresiasi dari Pak Gubernur dan seluruh peserta," ujarnya.

Menurut Bupati Sujiwo, prestasi yang diraih Kubu Raya berupa Juara I HKIA Ceria dan Juara II Fashion Show patut disyukuri. Namun baginya, kemenangan bukanlah tujuan utama penyelenggaraan HKG PKK.

"Juara itu penting, tetapi bukan tujuan utama. Yang lebih penting adalah bagaimana intisari kegiatan ini benar-benar dilaksanakan dalam kehidupan masyarakat," katanya.

Bupati Sujiwo menegaskan implementasi 10 Program Pokok PKK harus menjadi prioritas seluruh pengurus PKK, mulai dari tingkat kabupaten hingga kelompok Dasawisma. Ia pun menilai Dasawisma merupakan ujung tombak pemerintah dalam mendeteksi berbagai persoalan sosial yang terjadi di lingkungan masyarakat.

Melalui Dasawisma, lanjutnya, berbagai persoalan seperti stunting, tuberkulosis (TBC), ibu hamil berisiko, lansia terlantar hingga keluarga miskin dapat terdata lebih cepat sebelum ditindaklanjuti pemerintah.

"Saya ini hanya satu orang bupati, wakil bupati juga satu, sekda juga satu. Tidak mungkin menjangkau seluruh rumah warga. Karena itu saya berharap Dasawisma benar-benar berjalan sehingga tidak ada persoalan masyarakat yang luput dari perhatian," ujarnya.

Bupati Sujiwo juga menekankan pembangunan daerah tidak mungkin dilakukan sendirian. Seluruh unsur pemerintah, organisasi kemasyarakatan, PKK hingga tokoh masyarakat harus bergerak bersama.

"Kalau semua menyatukan kekuatan, percepatan pembangunan akan jauh lebih cepat," katanya.

Bagi Bupati Sujiwo, keberhasilan menjadi tuan rumah HKG PKK ke-54 bukan sekadar diukur dari kemeriahan acara maupun jumlah trofi yang dibawa pulang. Yang jauh lebih penting ialah memastikan semangat gotong royong dan 10 Program Pokok PKK benar-benar hidup hingga ke tingkat Dasawisma sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat. (jek)

Tag:

HKGKalbarKubu RayaPKKSujiwoBupati