PONTIANAK – Warga Gang Kurnia, Jalan Parit Pangeran, Kecamatan Pontianak Utara, resah. Aliran parit di lingkungan mereka mendadak keruh dan berbau menyengat, diduga tercemar limbah dari sebuah pabrik tahu di sekitar lokasi.
Dalam sebuah video yang beredar, warga memperlihatkan kondisi parit yang berubah warna dan beraroma tak sedap.
“Tolong pak, ini limbah tahu masuk ke parit masyarakat,” ucap seorang warga sambil mendokumentasikan kondisi parit.
Mereka khawatir pencemaran ini berdampak pada kesehatan serta lingkungan sekitar.
Warga berharap Pemerintah Kota Pontianak segera turun tangan menindak tegas pemilik pabrik tahu yang diduga menjadi sumber pencemaran.
Mereka menilai, tanpa tindakan cepat, kualitas lingkungan dan kenyamanan warga akan semakin memburuk.
Kasus dugaan pencemaran limbah tahu di Siantan ini menambah daftar panjang persoalan lingkungan perkotaan.
Warga kini menanti sikap tegas Pemkot Pontianak untuk memastikan hak mereka atas lingkungan yang sehat tidak diabaikan. (joy)


