KETAPANG – Camat Delta Pawan, Sudarto, mengapresiasi semangat gotong royong dan kepedulian sosial warga Desa Paya Kumang, seluruh rangkaian acara Gema Muharram 1447 H/2025 M.
Kegiatan ini sukses mengumpulkan donasi puluhan juta rupiah untuk anak yatim. Gema Muharram 1447 H/2025 M mengusung tema: Mampu Membangun Generasi yang Berkarakter dan Berakhlak Mulia, serta Mengembangkan Potensi Diri dan Meningkatkan Kualitas Ibadah.
Acara puncak penutupan digelar di Masjid Babbussa'adah, pada Jumat (5/7/2025) malam. Ditutup langsung oleh Camat Sudarto.
Sudarto, mengakui bahwa kegiatan Gema Muharram semacam ini masih jarang dilakukan di tingkat kecamatan.
"Kegiatan seperti ini umumnya hanya ada di tingkat desa. Di tingkat kecamatan, paling dari LPTQ," jelasnya.
Ia bahkan menyoroti kendala dana yang kerap menjadi hambatan, termasuk untuk mengirimkan kafilah MTQ ke Kecamatan Laor pada tanggal 14 nanti yang terpaksa "comot sana sini" karena keterbatasan.
Oleh karena itu, Sudarto secara khusus menyampaikan apresiasinya kepada Kepala Desa Paya Kumang atas inisiatif dan keberhasilan penyelenggaraan acara ini.
"Saya sangat mengapresiasi Kepala Desa yang membuat kegiatan ini. Semoga ke depannya kegiatan ini bisa lebih baik dan meriah," harapnya.
Ketua Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Desa Paya Kumang, Samin Lasio, mengungkapkan bahwa panitia sempat "berutang" untuk menyelenggarakan acara ini.
Namun, berkat dukungan luar biasa dari warga Paya Kumang, dana santunan yang terkumpul untuk 26 anak yatim lebih dari Rp44 juta.
"Ini bukti nyata kepedulian dan kebersamaan warga kami," ujar Samin bangga.
Kepala Desa Paya Kumang, Zulkifli, menyampaikan terima kasih atas kerja sama seluruh pihak yang telah menyukseskan acara ini.
"Tanpa dukungan semua elemen masyarakat, acara semeriah ini tidak akan terwujud," tuturnya.
Sementara itu, Kepala MUI Ketapang, Faishol Maksum, mengingatkan pentingnya bulan Muharram di mana pahala dan dosa dilipatgandakan.
"Kita dianjurkan untuk menyantuni anak yatim agar terhindar dari azab di hari kiamat," pesannya.
Acara Gema Muharram 1447 H sendiri telah dimulai sejak 1 Muharram dengan pawai ta'aruf dan diisi dengan 12 macam lomba sebelum ditutup secara resmi. (sri)


