KUBU RAYA - Bupati Kubu Raya Sujiwo meninjau langsung progres persiapan pembangunan turap di Desa Sungai Itik, Kecamatan Sungai Kakap, Rabu (11/2/2026). Proyek strategis senilai Rp15,3 miliar yang bersumber dari APBN melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan I itu diharapkan mampu memperkuat infrastruktur sekaligus menata kawasan sungai demi kenyamanan masyarakat.
Dalam kunjungannya, Sujiwo menekankan pentingnya sinergi antara pembangunan infrastruktur dengan kelancaran aktivitas warga. Ia menyadari proses pembangunan turap berpotensi mengganggu jalur transportasi utama masyarakat sehingga perlu disiapkan solusi sejak awal.
Bupati Sujiwo menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk menyiapkan jalan alternatif yang dapat digunakan selama proyek berlangsung.
“Ketika pembangunan ini dimulai, maka akan terkendala bagi pengguna jalan raya transportasinya. Maka nanti Pak Kadis PU, jalan di sebelah kanan ini namanya Jalan Keluarga, ini langsung tembus ke Jalan Raya Parit Keladi, terus tembus ke Jalan Raya Kakap,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dari total panjang jalan sekitar tiga kilometer, terdapat kerusakan parah sepanjang satu kilometer yang harus segera diperbaiki agar masyarakat tidak mengalami kesulitan akses selama pekerjaan turap berjalan.
Selain persoalan transportasi, Sujiwo juga memberi perhatian pada penataan kawasan bantaran sungai. Ia meminta Kepala Desa Sungai Itik menertibkan bangunan liar yang berdiri di bibir sungai demi kelancaran proyek dan keberlanjutan fungsi lingkungan.
“Saya melihat masih ada bangunan-bangunan liar yang membangun di bibir sungai ini, tolong untuk ditertibkan. Kalau sudah ramai nanti capek kita, kewalahan benar, mumpung masih belum banyak,” tegasnya.
Menurut Sujiwo, keberadaan bangunan di bantaran sungai dapat mempersempit ruang aliran air yang berpotensi memicu banjir, sekaligus menurunkan estetika kawasan karena memberi kesan kumuh. Pemerintah daerah pun merencanakan pembangunan trotoar di atas turap setelah rampung, sehingga kawasan sungai menjadi lebih tertata dan indah.
Sujiwo turut menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah memperjuangkan anggaran pusat untuk Kabupaten Kubu Raya, khususnya BWS Kalimantan I serta anggota DPR RI daerah pemilihan Kalimantan Barat.
“Terima kasih kepada Balai Wilayah Sungai, terima kasih kepada Pak Lasarus, Pak Syarief Abdullah, teman-teman Komisi V yang telah memperjuangkan. Tahun kemarin totalnya 15 miliar, sekarang Alhamdulillah dapat lagi 15,3 miliar. Sudah total 30 miliar lebih masuk ke sini dari APBN,” ungkapnya.
Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mendukung pembangunan turap agar berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi kesejahteraan warga Desa Sungai Itik. Menurutnya, kolaborasi pemerintah dan masyarakat menjadi kunci agar infrastruktur yang dibangun benar-benar menghadirkan perlindungan lingkungan sekaligus kualitas hidup yang lebih baik. (dee)


