Analis Warta Logo
BerandaEksekutifHealingLegislatifPeristiwaNasionalMBG
Berita TerkiniEksekutifHealingLegislatifPeristiwaNasionalMBGKMP
Beranda / Berita / Peristiwa / Bupati Sujiwo Turut Berjibaku ...
Peristiwa

Bupati Sujiwo Turut Berjibaku Padamkan Karhutla di Parit Ngabeh

22 Januari 2026
4 menit membaca
Admin
Bupati Sujiwo Turut Berjibaku Padamkan Karhutla di Parit Ngabeh

Bupati Kubu Raya Sujiwo turut berjibaku langsung memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Jalan Angkasapura II, Parit Ngabeh, Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kamis (22/1/2026). (Jaka Iswara)

Bagikan:

KUBU RAYA - Lebih dari dua jam lamanya, Bupati Kubu Raya Sujiwo berjibaku langsung di tengah kobaran api. Tanpa sekadar memantau dari kejauhan, ia ikut memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Jalan Angkasapura II, Parit Ngabeh, Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kamis (22/1/2026).

Dengan selang air di tangan dan lumpur gambut di kaki, Sujiwo berdiri sejajar bersama para relawan, TNI-Polri, dan petugas pemadam, menegaskan bahwa perang melawan karhutla bukan hanya urusan teknis, melainkan juga soal kehadiran dan kepemimpinan.

“Kita sedang berjibaku, karena Kubu Raya lagi ‘diserang’ kebakaran hutan dan lahan. Per hari ini sudah ada 58 titik api. Dan memang langganan, begitu kemarau ya seperti ini,” ujar Sujiwo di sela-sela pemadaman.

Kendati demikian, Bupati Sujiwo menegaskan, kondisi tersebut tidak boleh dijadikan alasan untuk menyerah. Menurutnya, ikhtiar dan kehadiran negara di tengah krisis adalah keharusan.

“Tetapi kita tidak boleh berpasrah diri. Kita harus berupaya. Saya sebagai pimpinan daerah harus hadir memberikan motivasi dan semangat kepada para relawan yang tidak mengenal siang dan malam,” katanya.

Sujiwo mengungkapkan, sejak malam hingga dini hari, proses pemadaman masih terus berlangsung. Ia mengaku sempat memantau langsung kondisi di lapangan pada tengah malam, saat sebagian relawan masih bertahan memadamkan api di lahan gambut yang sulit dijangkau.

“Tadi malam saya memantau, tengah malam pun masih ada yang melakukan pemadaman. Mohon doanya, semoga kebakaran ini bisa kita atasi,” ucapnya.

Dalam upaya tersebut, pemadaman dilakukan secara terpadu oleh berbagai unsur. Mulai dari TNI, Polri, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, hingga damkar swasta dikerahkan tanpa henti.

“Saya akan bersama teman-teman relawan. TNI, Polri, BPBD, Damkar, Masyarakat Peduli Api, Manggala Agni, dan semua pihak. Terima kasih, sudah luar biasa membantu pemadaman ini,” tuturnya.

Ia juga mengapresiasi khusus kepada jajaran kepolisian. Di lapangan, pembagian sektor dilakukan untuk mempercepat pengendalian api.

“Ini Pak Kapolres luar biasa. Kami bagi tugas, tadi beliau di sektor sana,” kata Sujiwo.

Selain pemadaman, Sujiwo kembali mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar, mengingat musim kemarau masih berlangsung dan belum ada tanda-tanda hujan.

“Kami mengimbau masyarakat supaya tidak melakukan pembakaran untuk membuka lahan, karena belum ada tanda-tanda kita akan hujan,” tegasnya.

Ia menjelaskan, ketersediaan sumber air menjadi faktor krusial dalam pemadaman. Ketika akses sulit dan air terbatas, proses pemadaman menjadi jauh lebih berat.

“Sumber air di sini bagus. Kalau airnya tidak ada, roda empat enggak bisa masuk, roda dua juga enggak bisa, kita akhirnya hanya bisa berpasrah dan memohon pertolongan Tuhan,” ujarnya.

Kubu Raya, lanjut Sujiwo, memiliki posisi strategis nasional karena keberadaan Bandara Internasional Supadio. Karena itu, karhutla di wilayah tersebut mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat dan provinsi.

“Kubu Raya ini jadi atensi karena kita punya objek vital, Bandara Supadio. Kita berupaya supaya jarak pandang tidak turun di bawah 2.000 meter. Kalau 3.000 sampai 5.000 meter, insyaallah penerbangan masih aman,” jelasnya.

 Ia mengingatkan, jika penerbangan terganggu, dampaknya tidak hanya pada ekonomi, tetapi juga kesehatan dan pendidikan masyarakat akibat paparan asap berkepanjangan.

“Kalau terlalu lama, akan menyerang ISPA, gangguan pernapasan, bahkan bisa mengganggu pendidikan karena sekolah terpaksa diliburkan,” katanya.

Karena itu, Sujiwo menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh upaya pemadaman mendapat dukungan penuh, termasuk dari sisi anggaran.

“Saya bilang ke Pak Kalak BPBD, saya jamin secara pribadi dan sebagai bupati, anggaran akan kita back up. Jangan ragu menurunkan pasukan. Kita hadapi ini bersama,” tegasnya.

Sujiwo pun kembali menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, sembari mengajak masyarakat terus mendoakan agar karhutla segera terkendali.

“Terima kasih kepada TNI-Polri, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, BPBD, Damkar swasta, dan Damkar Kabupaten Kubu Raya. Kita tidak boleh menyerah. Yakinlah, ketika kita berusaha, Tuhan pasti menolong kita,” katanya.

Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika menegaskan, pihaknya telah memerintahkan jajaran untuk melakukan penyelidikan awal guna memastikan ada atau tidaknya unsur kesengajaan dalam peristiwa tersebut. Instruksi langsung telah diberikan kepada Kasat Reskrim melalui Polsek Sungai Raya untuk menelusuri kondisi di sekitar lokasi kejadian. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk keseriusan kepolisian dalam mengungkap fakta yang sebenarnya.

“Tadi juga saya sudah perintahkan Kasat Reskrim Polsek Sungai Raya untuk melihat di sekitar lokasi untuk melakukan penyelidikan,” ujar Kapolres Kubu Raya.

 Ia menegaskan, penyelidikan awal menjadi pintu masuk untuk menentukan langkah hukum selanjutnya. Apabila dari hasil penelusuran ditemukan indikasi kuat adanya unsur kesengajaan, kepolisian tidak akan ragu meningkatkan proses hukum ke tahap penyelidikan lanjutan.

“Dan apabila dimungkinkan adanya kesengajaan, tentu akan kita tindak lanjuti dengan melakukan penyelidikan lebih lanjut,” tegasnya. (dee)

 

 

 

Tag:

Kubu RayaSujiwopadamkan apikarhutlakebakaran

Berita Terkait

1

Ramalan Trump Mati Lagi, Kali Ini Diseret-seret The Simpsons

Peristiwa
10 Januari 2026
2

KPK Tetapkan Tersangka Eks Menteri Agama, Terjerat Kasus Korupsi Haji 2023-2024

Peristiwa
9 Januari 2026
3

Perbandingan Biaya Sumur di Daerah Bencana, Netizen Soroti Efisiensi Anggaran

Peristiwa
2 Januari 2026
4

Bupati Sujiwo Marah, UMKM Ditolak di GT Radial, “Publik Harus Tahu Siapa yang Punya Hati”

Peristiwa
22 Desember 2025
5

Hari Ibu ke-97, Dorong Peran Perempuan Menuju Indonesia Emas 2045

Peristiwa
22 Desember 2025
6

Waspada Banjir Rob Kota Pontianak 19 sampai 26 Desember 2025, Pontianak Siaga 1

Peristiwa
18 Desember 2025
7

Rugikan Negara Rp40 Miliar ,Kejati Kalbar Kembali Limpahkan Tersangka Korupsi Pengadaan Tanah

Peristiwa
17 Desember 2025
8

Investasi Harus Beretika, Bupati Sujiwo Hentikan Aktivitas Penimbunan Living Mall Sementara

Peristiwa
16 Desember 2025
9

Enggan Keluarkan Rekomendasi Ketua IPSI, Pengurus Silat Pontianak Kecewa dengan Sikap KONI

Peristiwa
10 Desember 2025
10

Aklamasi Tertahan, Ketua IPSI Pontianak Terpilih tapi Rekomendasi KONI Tak Kunjung Turun

Peristiwa
10 Desember 2025

AnalisWarta Mobile

Membaca berita lebih cepat, mudah, dan interaktif dengan aplikasi AnalisWarta.

GET IT ON
Google Play
8:35
📶🔋
AnalisWarta Logo
AnalisWarta app screenshot

Beranda

Topik

Cari

Ikuti Kami

Analis Warta Logo

Analis Warta - Tempat informasi bertemu dengan analisis mendalam.

InstagramTikTok

Kategori

  • Berita Terkini
  • Eksekutif
  • Healing
  • Legislatif
  • Peristiwa
  • Nasional
  • MBG
  • KMP

Lainnya

  • Tentang Kami
  • Jasa Kami
  • Visi & Misi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami

Kontak

  • 085252506154
  • [email protected]

© 2026 Analis Warta. Hak Cipta Dilindungi.

Pedoman Media SiberKebijakan Privasi