KAPUAS HULU - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyalurkan 1.000 paket sembako bersubsidi seharga Rp50 ribu per paket di Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu, Minggu pagi, 22 Februari 2026. Operasi pasar murah ini digelar untuk menekan harga bahan pokok menjelang Ramadan dan Idul Fitri.
Kegiatan berlangsung di kawasan Waterfront Silok, Kelurahan Putussibau Kota, Kecamatan Putussibau Utara, Kabupaten Kapuas Hulu. Gubernur Ria Norsan hadir langsung membuka kegiatan tersebut.
Setiap paket sembako awalnya bernilai sekitar Rp123 ribu. Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mensubsidi menjadi Rp90 ribu.
Subsidi tambahan dari Bank Kalbar memangkas harga menjadi Rp50 ribu yang dibayar masyarakat.
Isi paket terdiri dari beras premium 5 kilogram dengan total distribusi 5 ton, minyak goreng kemasan 1 liter sebanyak 1.000 liter, serta gula pasir 1 kilogram sebanyak 1.000 kilogram. Pembelian menggunakan kupon, dengan pembatasan satu paket per warga.
Gubernur Kalbar, Ria Norsan menyebut gerakan pangan murah ini sebagai langkah menjaga pasokan dan stabilitas harga menjelang hari besar keagamaan.
Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, permintaan bahan pokok meningkat menjelang Ramadan dan berpotensi memikcu kenaikan harga. Operasi pasar digelar untuk menjaga daya beli sekaligus menean inflasi daerah.
Wakil Bupati Kapuas Hulu Sukardi menyatakan program tersebut membantu warga memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Pemerintah kabupaten, kata dia, mengapresiasi intervensi provinsi di tengah tekanan harga menjelang Ramadan.
Kegiatan yang merupakan bagian dari Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat itu berlangsung hingga pukul 10.30 WIB.
Aparat Polres Kapuas Hulu dan Polsek Putussibau Utara melakukan pengamanan selama kegiatan berlangsung.
Operasi pasar murah ini menjadi instrumen pengendalian harga pangan di Kapuas Hulu.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menargetkan stabilitas pasokan tetap terjaga sepanjang Ramadan 2026.


