Analis Warta Logo
BerandaEksekutifHealingLegislatifPeristiwaNasionalMBG
Berita TerkiniEksekutifHealingLegislatifPeristiwaNasionalMBGKMP
Beranda / Berita / Healing / SMKN 4 Pontianak Luncurkan Ren...
Healing

SMKN 4 Pontianak Luncurkan Renjena, Rendang Jengkol Nanas “Pertama di Dunia” Goyang Selera

24 Oktober 2025
2 menit membaca
Admin
SMKN 4 Pontianak Luncurkan Renjena, Rendang Jengkol Nanas “Pertama di Dunia” Goyang Selera

Siswa dan guru pembimbing, jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) SMKN 4 Pontianak pada lokakarya kuliner lokal Kalbar, Kamis (23/10/2025). FOTO : HUMAS

Bagikan:

Inovasi kuliner tak lagi lahir dari dapur profesional. Di Pontianak, lima siswa jurusan teknik komputer justru menyita perhatian lewat rendang jengkol bercita rasa nanas, mematahkan batas antara teknologi dan tradisi kuliner.

Suasana Lokakarya Kuliner Lokal Kalbar Bersama Generasi Muda SMKN 4 Pontianak, Kamis (23/10/2025), berubah riuh ketika sebuah stan bertuliskan slogan “Pertama di Dunia” menarik rasa penasaran pengunjung.

Di balik stand itu, tersaji kuliner bernama Renjena, akronim dari Rendang Jengkol Nanas—perpaduan berani dua bahan lokal Pontianak yang memiliki aroma dan karakter kuat.

Renjena diciptakan oleh lima siswa jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) SMKN 4 Pontianak: Fransisca, Firnanda, Fayyad, Chito, dan Arumny, dengan bimbingan guru pengampu Jaringan Komputer, Revi Rahmat.

Produk ini menjadi sorotan utama dalam lokakarya yang digelar bertepatan dengan HUT Kota Pontianak, sebagai bagian kerja sama Universitas Terbuka (UT) Pontianak dan SMKN 4 Pontianak.

“Kami ingin menunjukkan bahwa anak TKJ tidak hanya bisa menghubungkan jaringan internet, tapi juga bisa menghubungkan rasa di lidah masyarakat,” ujar Fransisca sambil tertawa ringan.

Ia menjelaskan bahwa pemilihan jengkol dan nanas bukan tanpa alasan. Keduanya dianggap memiliki karakter khas yang mencerminkan keunikan budaya Pontianak—kuat, segar, dan tak terlupakan.

Guru pembimbing, Revi Rahmat, menilai Renjena menjadi pembuktian bahwa kreativitas generasi muda tidak terbatas pada jurusan atau latar keahlian tertentu.

“Inovasi bisa datang dari mana saja. Anak teknik juga bisa membuat produk kuliner bernilai ekonomi dan budaya,” ujarnya.

Pengunjung yang mendatangi stan Renjena disambut dengan pantun khas Pontianak, menambah suasana interaktif dan mengundang senyum. Salah satu pantun yang menjadi favorit berbunyi:

Jengkol dimasak dalam belanga,
Ditambah nanas harum baunya.
Rasanya gurih manis menyapa,
Renjena hadir menggoyang selera.

Pantun ini berhasil menciptakan kedekatan emosional antara produk dan pengunjung, sekaligus mempertegas nilai budaya dalam inovasi kuliner tersebut.

Selain menawarkan sensasi rasa gurih-manis yang tidak biasa, Renjena diposisikan sebagai kuliner yang mampu memperluas potensi pangan lokal Kalimantan Barat.

Bahan jengkol dan nanas dipilih bukan hanya karena rasa, tetapi karena ketersediaannya melimpah di daerah ini.

“Kalau biasanya rendang identik dengan daging sapi, kami ingin memberikan alternatif yang lebih terjangkau sekaligus unik,” ujar Firnanda.

Produk Renjena mendapat respons positif, bahkan sebagian pengunjung menanyakan peluang pemasaran dan pengemasan secara komersial.(ril)

Tag:

SMKN 4 Pontianak Lokakarya Kuliner Lokal Kalbar HUT Kota Pontianak

Berita Terkait

1

Menebar Empati di Sekolah,  Siswa SMPN 2 Rasau Jaya Belajar Peduli dengan Cara Menyenangkan

Healing
9 November 2025
2

Minang di Mata Malaysia: Kemenpar Goda Wisatawan Negeri Jiran Lewat Rasa dan Rupa Sumbar

Healing
4 November 2025
3

Supadio Colour Run 2025, Momentum Menguatkan Kolaborasi Pemerintah dan Lanud Supadio

Healing
2 November 2025
4

Menanam Pohon Bukan Hanya Seremoni, Bupati Sujiwo Gencarkan Gerakan Cinta Bumi di Kubu Raya

Healing
31 Oktober 2025
5

Bank Kalbar Luncurkan QRIS Cross Border di PLBN, Permudah Transaksi Digital Lintas Negara

Healing
24 Oktober 2025
6

Tenun Tak Sekadar Benang, Dekranasda Sekadau Rajut Kreativitas dan Warisan Budaya Lewat Pelatihan Lanjutan

Healing
11 Oktober 2025
7

"Ngengkol Sepeda 30 Kilometer Demi Ilmu", Kisah Masa SMA Sujiwo yang Menggetarkan Pelajar di Desa Limbung

Healing
10 Oktober 2025
8

Menjemput Asa yang Hilang, Seruan Yusran Anizam agar Anak Kubu Raya Tak Kehilangan Masa Depan

Healing
8 Oktober 2025
9

Jalan Harapan di Ujung Kubu, Janji Sujiwo Menghubungkan Asa dari Kampung ke Kampung

Healing
4 Oktober 2025
10

Menjemput Senja di Rasau Jaya, Ketika Dermaga Disulap Jadi Ruang Publik Kekinian

Healing
4 Oktober 2025

AnalisWarta Mobile

Membaca berita lebih cepat, mudah, dan interaktif dengan aplikasi AnalisWarta.

GET IT ON
Google Play
8:35
📶🔋
AnalisWarta Logo
AnalisWarta app screenshot

Beranda

Topik

Cari

Ikuti Kami

Analis Warta Logo

Analis Warta - Tempat informasi bertemu dengan analisis mendalam.

InstagramTikTok

Kategori

  • Berita Terkini
  • Eksekutif
  • Healing
  • Legislatif
  • Peristiwa
  • Nasional
  • MBG
  • KMP

Lainnya

  • Tentang Kami
  • Jasa Kami
  • Visi & Misi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami

Kontak

  • 085252506154
  • [email protected]

© 2025 Analis Warta. Hak Cipta Dilindungi.

Pedoman Media SiberKebijakan Privasi