Beranda / Berita / Eksekutif / Kubu Raya Pacu Manajemen Talen...
Eksekutif

Kubu Raya Pacu Manajemen Talenta ASN, Bupati Sujiwo: Jabatan Strategis Harus Diisi yang Terbaik

3 Desember 2025
3 menit membaca
Admin
Kubu Raya Pacu Manajemen Talenta ASN, Bupati Sujiwo: Jabatan Strategis Harus Diisi yang Terbaik

Penguatan Implementasi Manajemen Talenta ASN se-Provinsi Kalimantan Barat yang digelar di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Pontianak, Selasa (2/12/2025). FOTO: PROKOPIM KUBU RAYA

Bagikan:

KUBU RAYA – Bupati Kubu Raya Sujiwo menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam membangun birokrasi yang semakin modern, adaptif, dan profesional. Salah satu langkah strategis yang kini tengah dipacu adalah penerapan manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) guna memastikan setiap jabatan strategis diisi oleh sosok terbaik.

Hal itu disampaikan Sujiwo saat menghadiri Penguatan Implementasi Manajemen Talenta ASN se-Provinsi Kalimantan Barat yang digelar di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Pontianak, Selasa (2/12/2025). Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala BKN, Zudan Arif Fakrulloh, dan jajaran pemerintah provinsi serta kabupaten/kota.

“Ini menunjukkan adanya perubahan besar dalam sistem pengelolaan ASN menuju birokrasi berbasis meritokrasi,” ujar Sujiwo.

Menurutnya, transformasi ini menjadi fondasi penting untuk melahirkan pemimpin profesional di berbagai tingkatan mulai dari sekretaris daerah, kepala perangkat daerah, hingga pejabat eselon lainnya. Dengan sistem ini, ia menilai proses seleksi akan lebih objektif, terukur, dan mengacu pada kompetensi.

“Di sinilah perlunya jajaran ASN mengetahui talenta sesuai bidangnya. Sistem ini memastikan setiap pimpinan benar-benar mengetahuinya,” jelasnya.

Sujiwo juga menargetkan bahwa implementasi manajemen talenta di Kubu Raya dapat tuntas paling lambat pada Juni 2026. Untuk itu, ia meminta seluruh pejabat struktural mengikuti proses tersebut secara serius dan konsisten.

“Target kita tahun depan, pertengahan Juni 2026, implementasi manajemen talenta di Kubu Raya dapat diselesaikan,” imbuhnya.

Untuk memperkuat langkah tersebut, Pemkab Kubu Raya juga menjajaki kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui kesepakatan nota kesepahaman (MoU) terkait pengembangan sistem manajemen talenta.

“Semua pejabat, mulai dari kepala perangkat daerah hingga kepala bidang, harus orang-orang yang totalitas, mumpuni, dan profesional,” tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menilai manajemen talenta menjadi langkah strategis menuju birokrasi kompeten dan berintegritas. Program ini, kata dia, membantu membentuk pola pikir ASN agar lebih profesional dan fokus pada fungsi pelayanan publik.

“Program ini sangat membantu dalam membentuk mindset ASN agar lebih profesional dan fungsional,” ujar Norsan.

Ia menambahkan bahwa Pemprov Kalbar membuka ruang promosi jabatan bagi ASN berprestasi melalui mekanisme yang objektif dan berbasis kinerja. Penilaian mencakup kompetensi, integritas, rekam jejak, serta dukungan lingkungan kerja.

“Promosi jabatan tidak berdasarkan like and dislike. Semuanya mengikuti aturan dan memperhatikan rekam jejak ASN,” tegasnya.

Senada dengan itu, Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh menuturkan bahwa manajemen talenta merupakan instrumen penting dalam menempatkan ASN sesuai kemampuan dan memastikan birokrasi responsif terhadap kebutuhan daerah.

"ASN harus memiliki rekam kompetensi yang jelas, dikembangkan secara berkelanjutan, dan dievaluasi secara berkala,” katanya.

Dengan penerapan manajemen talenta yang lebih terstruktur dan terukur, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya optimistis mampu membentuk birokrasi yang semakin profesional, transparan, dan melahirkan pemimpin berkinerja tinggi. Langkah ini tidak hanya untuk menjawab tantangan pemerintahan hari ini, tetapi juga mempersiapkan tata kelola yang lebih maju di masa mendatang. (**)

Tag:

Kubu RayaSujiwoASNjabatan