KETAPANG — Bupati Ketapang Alexander Wilyo melantik dan mengambil sumpah 12 pejabat manajerial Eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang.
Pelantikan berlangsung di Pendopo Bupati Ketapang, Jumat, 2 Januari 2026, sebagai bagian dari penataan birokrasi awal tahun.
Pelantikan ini ditujukan untuk memperkuat kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) serta meningkatkan efektivitas pelayanan publik dan pelaksanaan program pembangunan yang terukur dan berkelanjutan.
Sejumlah pejabat yang dilantik antara lain Andreas Hardi sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Donatus Franseda sebagai Asisten Administrasi Umum, Absalon sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta Maryadi sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja.
Bupati juga melantik Darma sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan; Devy Harinda sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
Lainnya, Doni Andriawan menjabat Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga; serta Edi Radiansyah menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa.
Selain itu, Junaidi Firrawan dilantik sebagai Inspektur, Satuki sebagai Kepala Dinas Sosial, Marwan Nor sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Albertin Tri Kurniasih sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana.
Dalam sambutannya, Alexander Wilyo menegaskan jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan integritas, profesionalisme, dan komitmen kuat terhadap pelayanan publik.
Ia juga menyampaikan bahwa pengisian jabatan kepala OPD yang masih kosong akan dilakukan melalui mekanisme seleksi terbuka sesuai peraturan perundang-undangan.
Pemerintah Kabupaten Ketapang berharap langkah ini mendorong tata kelola birokrasi yang transparan dan peningkatan kinerja OPD secara berkelanjutan. (sri)


