KAPUAS HULU - Wakil Bupati Kapuas Hulu Sukardi menutup Open Tournament Lomba Sampan Bidar Tradisional 8 Pekayuh Putra Bupati Cup di Kecamatan Selimbau, Selasa (20/1/2026).
Turnamen ini menjadi ajang pelestarian budaya sungai sekaligus kompetisi olahraga tradisional masyarakat Kapuas Hulu.
Sukardi menyebut pelaksanaan lomba berjalan tertib, aman, dan menjunjung sportivitas.
Ia mengapresiasi keterlibatan masyarakat serta kerja sama panitia, pemerintah kecamatan, aparat keamanan, dan unsur adat dalam penyelenggaraan kegiatan.
Menurut Sukardi, lomba sampan bidar memiliki fungsi sosial dan budaya, tidak sekadar perlombaan.
Kegiatan ini dinilai mampu memperkuat hubungan antarwarga serta menjaga tradisi sungai yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kapuas Hulu.
Ia juga menyampaikan selamat kepada peserta yang meraih prestasi dan mendorong peserta lain untuk terus berlatih.
Sukardi menegaskan sportivitas dan kebersamaan menjadi nilai utama dalam setiap perlombaan.
Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu berharap turnamen sampan bidar dapat terus digelar secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya lokal dan penguatan persatuan masyarakat. (del)


