Beranda / Berita / Daerah / Belajar dari Perumdam TKR Tang...
Daerah

Belajar dari Perumdam TKR Tangerang, Kubu Raya Bidik Layanan Air Bersih Makin Luas

1 Oktober 2026
4 menit membaca
Admin
Belajar dari Perumdam TKR Tangerang, Kubu Raya Bidik Layanan Air Bersih Makin Luas

Pemkab Kubu Raya melakukan kaji tiru ke Perumdam Tirta Kerta Raharja (TKR) Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Rabu (30/9/2026). (Prokopim Kubu Raya)

Bagikan:

JAKARTA - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya bersama DPRD dan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Raya menyiapkan skema kerja sama business to business (B to B) yang diharapkan dapat memperkuat cakupan layanan air minum di daerah tersebut. Untuk mematangkan langkah itu, Pemkab Kubu Raya melakukan kaji tiru ke Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kerta Raharja (TKR) Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Rabu (30/9/2026).

Kunjungan yang dipimpin langsung Bupati Kubu Raya Sujiwo tersebut secara khusus membahas pengelolaan, implementasi kerja sama, serta skema B to B dalam pengembangan layanan air minum.

Rombongan diterima langsung Direktur Utama Perumdam Tirta Kerta Raharja Sofyan Safar di Kantor Perumdam TKR. Bagi Kubu Raya, pengalaman Perumdam TKR menjadi bahan penting untuk menyusun pola kerja sama yang tidak hanya berorientasi pada keberlangsungan bisnis perusahaan daerah, tetapi juga berdampak langsung terhadap peningkatan pelayanan masyarakat.

Sujiwo mengatakan, langkah tersebut dilakukan agar Perumda Tirta Raya memiliki dasar kajian yang kuat sebelum menjalankan kerja sama B to B.

"Perumda Tirta Raya akan melakukan bisnis to bisnis. Tentunya sebelum berjalan, sebelum running, kita mesti mendapatkan informasi dan kajian-kajian secara komprehensif," ujar Sujiwo.

Ia mengatakan berbagai pengalaman dan informasi yang diperoleh dari Perumdam TKR akan dipelajari untuk kemudian disesuaikan dengan kebutuhan Kubu Raya.

"Namanya juga ini kaji terap. Kita mengkaji di sini, yang baik kita akan terapkan di sana," katanya.

Sujiwo meminta jajaran Perumda Tirta Raya tidak terburu-buru dalam mengambil langkah. Setiap aspek, kata dia, harus dikaji secara mendalam agar kerja sama yang dibangun benar-benar memberikan manfaat bagi daerah dan masyarakat.

"Pesan saya kepada Pak Direktur Perumda Tirta Raya agar kiranya sebelum melangkah semua dilakukan kajian-kajian secara mendalam. Kemudian ilmu-ilmu dan informasi yang kita dapat dari sini dapat kita terapkan dengan sebaik-baiknya," ucapnya.

53 Persen Warga Soroti Layanan Air Bersih

Sujiwo menegaskan, pengembangan layanan air bersih memiliki konsekuensi yang lebih luas daripada sekadar urusan bisnis perusahaan daerah. Sebab, air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang berkaitan langsung dengan kualitas pelayanan publik.

Ia mengungkapkan, berdasarkan survei yang dilakukan sebelum dirinya dilantik sebagai Bupati Kubu Raya, sebanyak 53 persen masyarakat menyampaikan keinginan agar persoalan pelayanan air bersih dapat ditangani dengan baik.

"Persoalan air bersih merupakan persoalan yang sangat mendasar. Sebelum saya dilantik menjadi bupati, kami survei. Ternyata 53 persen masyarakat Kabupaten Kubu Raya ingin persoalan pelayanan air bersih itu dapat kita lakukan dengan baik," kata Sujiwo.

Karena itu, ia meminta agar orientasi bisnis Perumda Tirta Raya tetap berjalan beriringan dengan tanggung jawab sosial. Perusahaan daerah, menurut dia, harus sehat secara bisnis, tetapi pada saat yang sama tidak kehilangan fungsi pelayanan publik.

"Kalau bicara usaha maka profit yang diprioritaskan. Tapi ingat, ketika menyangkut kepentingan umum, di situ ada masalah sosial. Maka selain profit oriented, ada social oriented. Ini yang harus betul-betul balance," tegasnya.

Ia berharap hasil kaji tiru di Kabupaten Tangerang dapat menjadi pijakan untuk mengambil langkah konkret dalam meningkatkan pelayanan air bersih di Kubu Raya.

"Mudah-mudahan hasil kita diskusi di sini dapat kita jadikan acuan untuk mengambil langkah-langkah konkret dan strategis dalam rangka kita akan melaksanakan bisnis to bisnis yang sebentar lagi kita akan laksanakan," ujarnya.

Perumdam TKR Siap Dampingi

Direktur Utama Perumdam Tirta Kerta Raharja Kabupaten Tangerang Sofyan Safar menyambut baik kunjungan Pemkab Kubu Raya. Menurut dia, pembahasan dalam kaji tiru tersebut berkaitan dengan implementasi kerja sama B to B yang salah satu tujuannya adalah meningkatkan cakupan layanan air minum di Kubu Raya.

"Kegiatan hari ini adalah studi banding terkait implementasi kerja sama business to business antara Perumda Tirta Kubu Raya dengan kerja sama swasta. Yang antara lain adalah untuk peningkatan cakupan layanan yang ada di Kubu Raya," kata Sofyan.

Sofyan menyatakan pihaknya siap mendampingi Perumda Tirta Raya dalam proses pengembangan kerja sama tersebut. Namun, dia menekankan pentingnya memastikan seluruh tahapan kerja sama tetap sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Alhamdulillah kami bersedia untuk mendampingi kerja sama dengan Perumda Tirta Kubu Raya bersama Pak Direktur beserta Pak Bupati selaku KPM," ujarnya.

"Mudah-mudahan kerja sama ini nanti membuahkan hasil dan juga harus compliance dengan aturan yang berlaku," katanya.

Sebagai tindak lanjut, Pemkab Kubu Raya akan menyiapkan perjanjian kerja sama atau nota kesepahaman (MoU) antara Perumda Tirta Raya dan Perumdam Tirta Kerta Raharja. Pemkab Kubu Raya juga akan mengundang jajaran Perumdam TKR untuk datang ke Kubu Raya guna melanjutkan pembahasan.

"Terima kasih kepada Pak Dirut, Pak Sofyan, dan jajaran keluarga besar Perumda TKR Kabupaten Tangerang yang sudah menerima kami dengan hangat. Kami juga akan membuat perjanjian kerja sama atau MoU antara Perumda Tirta Raya dan Perumda TKR Kabupaten Tangerang," kata Sujiwo.

Kaji tiru tersebut pun diarahkan bukan sekadar menjadi pertukaran pengalaman antardaerah. Pemkab Kubu Raya berharap kerja sama yang disiapkan dapat bermuara pada langkah nyata memperluas cakupan layanan dan meningkatkan akses masyarakat terhadap air bersih. (jek)

Tag:

Kubu RayaPerumdaPerumdamTirta KertaTKR