Beranda / Berita / Daerah / Sejumlah Prioritas Rahmadani S...
Daerah

Sejumlah Prioritas Rahmadani Setelah Dipercaya Pimpin Sungai Ambangah

14 Agustus 2026
3 menit membaca
Admin
Sejumlah Prioritas Rahmadani Setelah Dipercaya Pimpin Sungai Ambangah

Rahmadani menerima SK pelantikan sebagai Kades Sungai Ambangah, Jumat (14/8/2026)

Bagikan:

KUBU RAYA - Rahmadani langsung menyiapkan sejumlah prioritas pembangunan setelah dipercaya menjadi Kepala Desa Sungai Ambangah, Kecamatan Sungai Ambangah, Kabupaten Kubu Raya. Pembenahan infrastruktur, pemberdayaan pemuda, peningkatan pelayanan publik, hingga penguatan UMKM menjadi perhatian Rahmadani dalam menjalankan amanah barunya.

Rahmadani merupakan satu dari tiga kepala desa yang dilantik melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) oleh Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto yang mewakili Bupati Kubu Raya, Jumat (14/8/2026). Pelantikan berlangsung di Aula Kepung Bakul Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kubu Raya.

Selain Rahmadani, Tugiyo dilantik sebagai Kepala Desa Sungai Raya Dalam dan Kepala Desa Rasau Jaya Umum, Kecamatan Rasau Jaya.

Usai pelantikan, Rahmadani menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan seluruh pihak yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin Desa Sungai Ambangah melalui mekanisme PAW.

"Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat dan rekan-rekan yang telah memberikan kepercayaan kepada saya untuk terpilih menjadi Kepala Desa Sungai Ambangah melalui mekanisme PAW," kata Rahmadani.

Dia menegaskan, kepercayaan tersebut akan dijawab dengan komitmen membangun Desa Sungai Ambangah agar lebih baik. Pembangunan, kata dia, akan diarahkan pada berbagai sektor yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

"Ke depan, komitmen kami adalah membangun Desa Sungai Ambangah yang lebih baik lagi di berbagai sektor," ujarnya.

Dalam bidang infrastruktur, Rahmadani akan memberikan perhatian terhadap kondisi jalan dan gang yang masih mengalami kerusakan. Perbaikan akses tersebut dinilai penting untuk menunjang mobilitas dan aktivitas masyarakat sehari-hari.

"Untuk infrastruktur, kami akan membangun dan memperbaiki jalan serta gang yang masih rusak agar akses masyarakat menjadi lebih lancar," katanya.

Selain pembangunan fisik, Rahmadani juga menaruh perhatian terhadap keberadaan pemuda desa. Dia ingin potensi generasi muda dikembangkan melalui berbagai kegiatan positif, pelatihan, serta wadah kreativitas.

Menurut dia, pemuda memiliki peran strategis dalam pembangunan desa sehingga perlu diberikan ruang untuk berkontribusi.

"Kami akan menggerakkan dan memberdayakan pemuda desa melalui kegiatan positif, pelatihan, dan wadah kreativitas agar pemuda menjadi motor penggerak pembangunan," tuturnya.

Rahmadani juga berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik. Di saat yang sama, sektor ekonomi masyarakat akan diperkuat dengan mendorong perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) desa.

"Kami ingin meningkatkan pelayanan publik dan mendorong UMKM desa agar ekonomi masyarakat semakin maju," ucapnya.

Dalam menjalankan roda pemerintahan desa, Rahmadani menyadari pembangunan tidak dapat dilakukan sendiri. Sinergi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), pemuda, dan seluruh elemen masyarakat menjadi bagian penting dari langkahnya ke depan.

"Kami menyadari bahwa pembangunan tidak bisa berjalan sendiri. Oleh karena itu, kami akan bekerja sama dan bersinergi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, BPD, dan seluruh elemen masyarakat," katanya.

Dia berharap semangat gotong royong dapat menjadi kekuatan bersama dalam menjalankan berbagai program pembangunan. Dengan keterlibatan masyarakat, pembangunan diharapkan tidak hanya berjalan lebih efektif, tetapi juga memberikan manfaat secara merata.

"Dengan gotong royong dan kebersamaan, insyaAllah pembangunan di tingkat desa dapat berjalan lebih baik, merata, dan dirasakan manfaatnya oleh semua," ujarnya.

Rahmadani juga menyoroti tantangan pembangunan di tengah kebijakan efisiensi dan pengurangan anggaran Dana Desa. Kendati ruang fiskal menjadi lebih terbatas, dia memastikan komunikasi dengan pemerintah daerah dan DPRD akan terus dibangun agar kebutuhan masyarakat Sungai Ambangah tetap dapat diperjuangkan.

"Meskipun saat ini kita menghadapi tantangan efisiensi dan pengurangan anggaran Dana Desa, kami akan terus berupaya membangun komunikasi dan koordinasi dengan Pemerintah Daerah, Bapak Bupati, dan DPRD, agar program-program untuk Sungai Ambangah dapat segera terealisasi," katanya.

Dengan semangat tersebut, Rahmadani berharap amanah sebagai kepala desa dapat dijalankan dengan membuka ruang partisipasi seluas-luasnya bagi masyarakat. Baginya, kemajuan Sungai Ambangah tidak hanya ditentukan oleh pemerintah desa, tetapi juga oleh kebersamaan seluruh warga dalam mengawal dan menggerakkan pembangunan. (jek)

Tag:

RahmadaniKadesKubu RayaSukiryantoSungai Ambangah