PONTIANAK - Di saat banyak profesi dinilai dari gaji dan fasilitas, para petugas Fardhu Kifayah di Pontianak bekerja tanpa pamrih dan hanya berbekal niat dan doa.
Pemerintah Kota Pontianak pun memberi penghargaan kecil untuk pengabdian besar itu: bantuan transportasi sebesar Rp1,8 juta per orang.
Sebanyak 270 petugas Fardhu Kifayah di Kota Pontianak menerima bantuan transportasi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak.
Bantuan tahap kedua ini melengkapi tahap pertama yang telah diberikan kepada 255 orang sebelumnya.
Total 525 petugas di enam kecamatan kini sudah tersentuh program apresiasi tersebut sepanjang 2025.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengatakan bantuan ini merupakan bentuk dukungan dan penghargaan bagi para petugas Fardhu Kifayah yang berperan penting dalam pemulasaraan jenazah secara syar’i.
Menurutnya, pekerjaan ini menuntut keikhlasan tinggi dan tanggung jawab moral yang tak ringan.
“Petugas Fardhu Kifayah bekerja tanpa pamrih. Mereka hadir di saat-saat paling sulit bagi keluarga yang berduka. Karena itu, pemerintah kota memberikan perhatian dalam bentuk bantuan transportasi ini,” ujar Edi, usai menyerahkan bantuan secara simbolis di Aula Rumah Jabatan Wali Kota, Senin (3/11/2025).
Ia berharap bantuan ini dapat memotivasi para petugas untuk terus menjalankan tugas mulia mereka dengan semangat dan ketulusan.
Meski nilainya belum besar, Edi memastikan Pemkot akan berupaya menjaga keberlanjutan program tersebut. (git)


