KUBU RAYA - Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 di Kalimantan Barat diminta tidak berhenti sebagai agenda seremonial.
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menegaskan seluruh rangkaian kegiatan harus menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui penguatan program pemberdayaan keluarga.
Pesan itu disampaikan Norsan saat menghadiri Malam Ramah Tamah HKG PKK ke-54 Provinsi Kalimantan Barat di Kantor Bupati Kubu Raya, Selasa, 28 Juli 2026.
Menurut dia, PKK selama lebih dari lima dekade telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas keluarga sehingga perannya perlu terus diperkuat di seluruh daerah.
Norsan mengatakan keberhasilan pembangunan daerah tidak bisa dilepaskan dari kuatnya gerakan PKK. Sepuluh Program Pokok PKK, kata dia, telah mencakup berbagai aspek penting, mulai dari kesehatan, pendidikan, ketahanan pangan hingga kesejahteraan keluarga.
Ia meminta momentum HKG PKK menjadi ruang kolaborasi bagi pemerintah dan Tim Penggerak PKK dari 14 kabupaten/kota di Kalimantan Barat untuk saling berbagi pengalaman dan memperkuat kerja sama.
Bupati Kubu Raya Sujiwo menyebut masyarakat menjadi pihak yang paling merasakan dampak dari rangkaian HKG PKK tahun ini.
Sejumlah kegiatan yang digelar meliputi operasi pasar bersubsidi, Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan), serta pembagian seribu paket sembako bersubsidi kepada warga.
Sujiwo menegaskan HKG PKK bukan akhir dari kegiatan tahunan, melainkan awal untuk menggerakkan kembali Sepuluh Program Pokok PKK hingga tingkat dasawisma.
Menurutnya, kader PKK memiliki peran penting membantu pemerintah dalam penanganan stunting, tuberkulosis (TBC), serta berbagai persoalan sosial yang dihadapi keluarga.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berharap sinergi antara pemerintah daerah, Tim Penggerak PKK, dan masyarakat terus diperkuat agar program pemberdayaan keluarga berjalan lebih efektif dan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. (git)


