Beranda / Berita / Eksekutif / Gawai Dayak Seluan Pertahankan...
Eksekutif

Gawai Dayak Seluan Pertahankan Tradisi Rumah ke rumah, Fransiskus: Ini Identitas Kita

2 Juni 2026
2 menit membaca
Admin
Gawai Dayak Seluan Pertahankan Tradisi Rumah ke rumah, Fransiskus: Ini Identitas Kita

Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan berbincang bersama warga saat mengikuti tradisi Gawai Dayak Makai Taon di Desa Seluan, Kecamatan Putussibau Utara, Sabtu (30/5/2026). FOTO : HUMAS

Bagikan:

KAPUAS HULU – Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan menilai perayaan Gawai Dayak Makai Taon di Desa Seluan, Kecamatan Putussibau Utara, jauh lebih sakral karena mengedepankan tradisi silaturahmi langsung dari rumah ke rumah warga dibanding perayaan yang bersifat seremonial.

Dalam perayaan yang berlangsung Sabtu, 30 Mei 2026, Fransiskus Diaan mengikuti tradisi kunjung-mengunjungi warga yang menjadi ciri khas Makai Taon.

Tidak ada panggung besar maupun protokol yang kaku. Bupati membaur dengan masyarakat, duduk bersama, berbincang, dan menikmati hidangan gawai di rumah-rumah warga.

Menurut Fransiskus, inti Gawai Dayak bukan terletak pada kemeriahan acara, melainkan pada kebersamaan dan rasa syukur yang dibangun melalui hubungan kekeluargaan.

“Nilai tertinggi dari Gawai Dayak Makai Taon ada pada ketulusan silaturahmi. Meskipun tanpa panggung atau pergelaran besar, kebersamaan saat duduk bersama di rumah warga, mengobrol, dan makan bersama seperti ini justru terasa jauh lebih sakral dan menyentuh,” kata Fransiskus Diaan.

Tradisi Makai Taon di Desa Seluan selama ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk mempererat persaudaraan sekaligus mensyukuri hasil panen dan berbagai keberkahan yang diperoleh selama setahun terakhir.

Fransiskus menegaskan tradisi saling mengunjungi dan menjamu tamu merupakan identitas masyarakat Dayak yang perlu dipertahankan.

Menurut dia, budaya tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga persatuan dan keharmonisan sosial di tingkat desa.

“Tradisi saling mengunjungi dan menjamu dengan penuh kehangatan ini adalah identitas asli kita. Gotong royong dan rasa kekeluargaan di Desa Seluan masih sangat kental. Ini harus terus dijaga,” ujarnya.

Kunjungan berlangsung hingga sore hari. Suasana akrab dan penuh kehangatan terlihat selama warga dan pemerintah daerah berinteraksi tanpa sekat, memperlihatkan kuatnya hubungan sosial yang masih terpelihara di Desa Seluan. (git)

Tag:

Bupati Kapuas HuluFransiskus DiaanGawai Dayak Makai TaonDesa Seluan